Pages Menu
TwitterRssFacebook
Categories Menu

Posted in Tentang Web Design, Teori Web Design | 0 comments

Web Designer

Web Designer adalah orang yang bertugas mendesain halaman web. Tugas Web Designer secara umum adalah menentukan look and feel sebuah situs web. Secara langsung atau tidak, ia harus menguasai dan memahami hal-hal yang berkaitan dengan tampilan situs web. Seorang Web Designer harus mampu menerapkan berbagai aspek yang terdapat di dalam desain web. Seorang pengunjung biasanya akan merespons apa yang dilihatnya, yang ditampilkan di monitor, pada level psikologi. Seorang Web Designer yang baik harus dapat membuat dan meletakkan elemen-elemen untuk menggoda, menyenangkan, dan memuaskan pengunjungnya. Tujuannya tidak hanya berhenti pada si pengunjung, tetapi membuat pengunjung merespons tujuan situs web itu. Kita bisa melihat hasil penciptaan pengalaman pada pengunjung itu ketika mereka mem-bookmark situs kita, mengingat situs kita, memberi tahu tentang situs kita kepada teman mereka, dan tinggal sebentar di situs kita. Web Designer harus selalu tertarik pada desain grafik, latihan menggambar dan mencorat-coret untuk menuangkan ide, imajinasi, kreasi, dan penglihatannya; membiasakan untuk mengenali kombinasi warna yang baik, desain halaman web yang bagus, huruf yang cocok dan elemen desain lainnya; belajar...

Read More

Posted in Prinsip Web Design, Teori Web Design | 0 comments

Kontras dan Konsistensi Web Design

  Kontras Web Design Kontras mudah dipahami, yaitu dengan melihat dari dua objek yang berlainan sehingga tampilan desain berkesan menonjol dan menarik perhatian. Pemberian kontras pada suatu objek haruslah kontras positif, karena jika kontras yang diberikan negatif maka objek tersebut akan menjadi samar-samar, bahkan tidak terlihat karena terserap oleh background.   Konsistensi Web Design Konsistensi membuat pengunjung merasa nyaman karena dapat menjelajah situs dengan mudah. Ketika pengunjung membuka suatu halaman situs yang konsisten, dia akan langsung tahu ke mana haras pergi dan dia juga tahu sedang berada di mana. Konsistensi dapat diterapkan pada margin, layout, huruf, warna, dan terutama navigasi. Navigasi sebaiknya sama antara satu halaman dengan halaman lain. Penggunaan huruf sebaiknya hanya satu hingga tiga jenis, sementara untuk warna, gunakan tiga sampai empat. Penggunaan grafik yang konsisten bisa mempercepat penampilan halaman yang lain karena ketika browser menampilkan grafik, browser akan menyimpan sementara (cache) informasi grafik tersebut pada harddisk. Konsistensi sangat efektif untuk membangun brand perusahaan. Brand bukan hanya logo, tetapi sekumpulan atribut, meliputi logo, slogan, warna, dan kualitas...

Read More

Posted in Tentang Web Design, Teori Web Design | 0 comments

Web Design

Web design adalah seni dan proses dalam menciptakan halaman web tunggal atau keseluruhan dan bisa melibatkan estetika dan seluk-beluk mekanis dari suatu operasi situs web walaupun yang utama memusatkan pada look dan feel dari situs web tersebut. Sebagian dari aspek yang mungkin tercakup pada Web design atau produksi web adalah menciptakan animasi dan grafik, pemilihan warna, pemilihan font, desain navigasi, menciptakan isi, HTML/XML authoring, JavaScript programming, dan pengembangan e-commerce. Web design adalah suatu format penerbitan elektronik. Estetika berasal dari bahasa Yunani aisthesis, yang kemudian dipopulerkan oleh Alexander Gottlieb Baumgarten (1714-1762) dengan nama aesthetica. Secara sederhana estetika dapat diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan keindahan. Estetika mempengaruhi kenyamanan pengguna secara visual karena karya seni yang memenuhi nilai-nilai estetika akan tampak lebih indah dan mudah dicerna. Web design yang penuh keterbatasan mengakibatkan karya-karya yang tercipta pada akhirnya memiliki banyak persamaan. Warna, layout, tipografi, dan navigasi seringkali sama satu sama lain akibat keterbatasan tersebut. Oleh sebab itu wajar jika dalam hal ini Web design saling menginspirasi, walau tetap ada batasannya. Masing-masing karya...

Read More

Posted in Tentang Web Design, Teori Web Design | 0 comments

Jenis Website

Berikut ini beberapa jenis situs web yang dikelompokkan sesuai tujuannya: Alat Pemasaran Sebuah situs yang dibuat dengan tujuan untuk mempromosikan dan memasarkan produk atau jasa layanan suatu perusahaan. Dapat juga berupa company profile. Kini media pemasaran tidak hanya media cetak saja. Media elektronik sejenis situs juga dapat digunakan sebagai media pemasaran. Pemasaran melalui internet lebih cepat sampai dan memiliki jangkauan yang jauh lebih luas. Hal yang haras diperhatikan dalam merancang situs web pemasaran adalah bahwa URL atau alamat situs web dapat menjadi aset pemasaran tersendiri. Ketika akan menentukan URL hendaknya disesuaikan dengan posisi yang diinginkan. Halaman web harus cukup menarik dan mengesankan pengunjung. Fokuskan aspek-aspek desain kepada audien yang akan dituju untuk memastikan bahwa mereka secara cepat dapat mengetahui apa yang ditawarkan. Letak dan isi menu tidakboleh terlalu banyak, tetapi harus simple dan juga menampilkan informasi latar belakang perusahaan. Situs ini hanya memberikan informasi dan tidak dapat digunakan untuk transaksi online. Informasi produk harus jelas, menggunakan kata-kata yang menjual. Jika perlu gunakan animasi untuk menarik perhatian pengunjung. Gunakan sistem...

Read More

Posted in Prinsip Web Design, Teori Web Design | 0 comments

Keseimbangan Web Design

Sebuah situs web dapat dikatakan ideal jika mempertimbangkan keseimbangan objek tampilannya. Keseimbangan adalah hasil susunan satu atau lebih elemen desain sehingga antara yang saru dengan lainnya memiliki bobot yang sama. Secara sederhana dapat dikiaskan bahwa keseimbangan dalam desain ini dengan sebuah balok. Bila sisi kanan dan kiri memiliki berat yang sama, ia akan tegak, tidak miring. Keseimbangan tidak hanya dipengaruhi oleh ukuran objek itu tetapi juga oleh kekontrasan dan bentuk. Keseimbangan adalah aturan dari kekontrasan visual. Ketika menyusun elemen-elemen dalam suatu halaman situs maka yang harus dipertimbangkan adalah bobot visual dari setiap elemen. Bobot elemen biasanya dapat lebih dikenali dari ukuran objek dan kepadatan detil atau tekstur. Bila kekontrasan antar elemen terlalu besar, keserasian dan keseimbangan akan hilang. Hubungan antara proporsi dan ukuran harus benar-benar dipertimbangkan pada saat ingin menghadirkan keseimbangan. Setiap objek dalam halaman web harus dipertimbangkan hubungannya dengan objek lain. Sebuah objek yang besar akan terlihat lebih besar bila di sampingnya terdapat objek yang berukuran kecil. Hal itu tentu sangat berpengaruh terhadap keseimbangan tampilan. Ada tiga jenis...

Read More

Posted in Tentang Web Design, Teori Web Design | 4 comments

Fungsi Website

Sebelum mendesain web, kita sebaiknya mengetahui dan memahami beberapa fungsi dari situs web agar desain yang kita buat sesuai dengan fungsi situs web tersebut. Secara umum situs web mempunyai fungsi sebagai berikut: 1. Fungsi Komunikasi Situs web yang mempunyai fungsi komunikasi pada umumnya adalah situs web dinamis. Karena dibuat menggunakan pemrograman web (server side) maka dilengkapi fasilitas yang memberikan fungsi-fungsi komunikasi, seperti web mail, form contact, chatting, forum, dan yang lainnya. 2. Fungsi Informasi Situs web yang memiliki fungsi informasi pada umumnya lebih menekankan pada kualitas bagian kontennya karena tujuan situs tersebut adalah menyampaikan isinya. Situs ini sebaiknya berisi teks dan grafik yang dapat didownload dengan cepat. Pembatasan penggunaan animasi gambar dan elemen bergerak seperti Shockwave dan Java diyakini sebagai langkah yang tepat, diganti dengan fasilitas yang memberikan fungsi informasi seperti News, Profile Company, Library, Reference, dan Iain-lain.  3. Fungsi Entertainment Situs web juga dapat memiliki fungsi entertainment/hiburan. Bila situs web kita berfungsi sebagai sarana hiburan maka penggunaan animasi gambar dan elemen bergerak dapat meningkatkan mutu presentasi desainnya, meski...

Read More